Malam berkabut nan syahdu menyelimuti Kampung Inaran saat gema selawat mengudara, memecah hening dan menghangatkan setiap sudut desa. Ribuan bait pujian mengalun indah dari bibir warga—tua, muda, hingga anak-anak—yang berkumpul penuh khidmat di area perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Cahaya lampu dan dekorasi sederhana yang dipasang gotong royong tampak berpendar manis, memancarkan keceriaan sekaligus rasa syukur yang mendalam.
Bagi masyarakat Kampung Inaran, momentum Maulid Nabi di tahun 2026 ini bukan sekadar tradisi tahunan yang terus dirawat. Lebih dari itu, perayaan ini menjadi oasis spiritual untuk meneladani keagungan akhlak Rasulullah SAW, mempererat tali silaturahmi, dan merajut kembali rasa persaudaraan. Hidangan khas yang disajikan bersama hingga hangatnya sapaan antarwarga menjadi bukti nyata bahwa ajaran kasih sayang dan kebersamaan Sang Nabi tetap hidup dan berdenyut kuat di dada warga Kampung Inaran.