Pemerintah Kampung Inaran bersama pengurus Bank Sampah, kader PKK, dan tokoh masyarakat menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan persiapan menghadapi Lomba Bank Sampah yang akan datang. Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Kampung Inaran ini bertujuan untuk menyatukan visi, mengevaluasi fasilitas yang ada, serta menyusun strategi pemenangan.
Kampung Inaran yang dikenal berkomitmen kuat terhadap kelestarian lingkungan, melihat lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran warga dalam pengelolaan limbah rumah tangga yang bernilai ekonomis.
Poin-Poin Penting Hasil Rapat
Dalam pertemuan tersebut, beberapa agenda krusial berhasil disepakati untuk segera dieksekusi dalam waktu dekat:
-
Peningkatan Sistem Administrasi & Digitalisasi: Memastikan seluruh pencatatan tabungan sampah warga, mulai dari pemilahan jenis plastik, kertas, hingga logam, tercatat secara rapi, transparan, dan akurat.
-
Optimalisasi Sarana dan Prasarana: Melakukan perbaikan minor pada gudang penyimpanan (drop point) Bank Sampah agar lebih bersih, rapi, dan memenuhi standar estetika penilaian.
-
Gebyakan Edukasi "Pilah dari Rumah": Menggerakkan kader PKK untuk melakukan sosialisasi pintu ke pintu (door-to-door) agar setiap warga semakin disiplin memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum disetor.
-
Inovasi Produk Daur Ulang: Menampilkan produk unggulan hasil kerajinan tangan warga yang memanfaatkan sampah daur ulang sebagai nilai tambah (upcycling) saat hari penilaian.
Sinergi dan Optimisme Warga
Kepala Kampung Inaran menegaskan bahwa kunci utama dalam perlombaan ini adalah gotong royong dan konsistensi.
"Lomba ini adalah cermin dari kebiasaan sehari-hari kita. Target kita bukan sekadar piala, tetapi bagaimana budaya bersih dan mandiri sampah ini benar-benar mengakar di Kampung Inaran. Jika lingkungan kita bersih, bonusnya adalah prestasi," ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Ketua Pengurus Bank Sampah Kampung Inaran juga menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Dengan adanya lomba ini, diharapkan volume sampah yang berakhir di TPA dapat ditekan seminimal mungkin, sementara tabungan ekonomi warga dari hasil penjualan sampah justru semakin meningkat.
Langkah Selanjutnya
Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, warga Kampung Inaran akan mengadakan aksi Kerja Bakti Massal pada akhir pekan ini untuk membersihkan lingkungan sekitar fasilitas bank sampah dan area fasilitas umum kampung. Evaluasi kesiapan akhir dijadwalkan akan dilakukan satu minggu sebelum tim penilai dari kabupaten turun ke lapangan.
Dengan persiapan yang matang dan kekompakan seluruh elemen masyarakat, Kampung Inaran optimistis dapat memberikan performa terbaik dan memboyong hasil yang membanggakan dalam Lomba Bank Sampah tahun ini.